beberapa hari yang lalu, banyak hal yang bisa di peroleh (hayah sebetulnya tiap hari banyak hal yang mampu diperoleh kalau bener2 mau merenungi). bisa membantu orang lain merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri yang terkadang tak mampu di luapkan dengan segemgam bahasa,….
=============
“mas, tolong carikan 5 orang yang kuat-kuat untuk membantu akhi m****n” sebuah sms masuk ke HP ku….
“bantu opo to mas”?
“pokok’e mau bantu ga”
“benah2, kalau mau bantu besok kumpul di rumahnya akhi yu*** jam 10 thet. yang telat ditinggal”..
serangkaian sms hari kemarin yang menguras pulsaku (maklum lagi ngirit pulsa) ^_^
weleh2….
^_^
hari H nya pukul sepuluh kurang tiga puluh menit….
“ayoo budalllllll” yang telat ditinggal”... suara saya kepada temen2…
hmmm tepat jam sepuluh lebih lima menit (weks tetep telat juga)… akhirnya bertemu dengan rombongan…
“emang mau bantu opo tooo?”
“angkut2 mungkin, khan ada yang mau pindahan”..
“yuuuk langsung tancap menuju lokasi”
=============
sesampainya di lokasi ternyata eh ternyata……
“monggo mas, silahkan pegang yang bisa”
waks…
ternyata yang tersedia adalah cangkul, ember, batu bata, pasir, semen, cethok, tangga, ….
hehe…
gimana mau angkut2 lha wong rumahnya aja beluim jadi. akhirnya saya langsung pegang cangkul terlebih dulu mendahului ikhwan-ikhwan yang lain.
“pegang ballpoint pantes, pegang MIC pantes, pegang cangkul kok yaa juga pantes”… suara seorang ikhwan di antara “gembrobyosnya” keringat….
hehehe…
tetapi kelihatanya kok ga ada yang bisa pasang batu bata pada dinding, akhirnya saya berubah kerjaan menjadi “tukang batu” dadakan….. mumpung udah ada sedikit pengalaman
perbincangan sesama ikhwan akhirnya muncul juga…sebuah pertanyaan dari “pelayan adonan”
“mas ibnu, sampeyan kelihatanya udah mahir pegang cethok, lha kapan pegang akhwatnya?”
“wakssss, ga boleh dunks pegang2… bukan mahrom tauuuuu”……
“yee khan bisa dijadikan boleh dulu toh”
“opo hubungane cethok ama akhwat???”
(ada yang bisa jawab ga yach)
hehe
aya aya ae…….
*pengalaman mencangkul dan jadi tukang batu gadungan waktu eS eM A ternyata masih berguna….hihihi…
Sang Murabbi
Merangkum hati yang terserak
Menggenggam yang terlepas
Meretas gagasan menjadi kenyataan
Menapak jejak tak tergoyahkan
Menatap dengan kesejukan
Menegur dalam cinta
Bersemangat namun syahdu
Diiring doa sunyi
Kami rindu
Haus dahaga tak terperi
Pada sosoknya
Sang murabbi yang dicintai
Masihkah ada?…
download thriller dalam format 3gp dan avi jg nasyid izzis:
http://menantisyahid.blogspot.com
Komentar oleh Aa Gun — Juni 10, 2008 @ 7:50 pm |