Berbagi Cerita

Maret 29, 2008

Presiden Nonton AAC

Diarsipkan di bawah: sharing — masibnu @ 7:48 am

pagi tadi, ketika sampai ditempat kerja langsung menyalakan televisi melihat berita terhangat (biasanya sehh hangat-hangat tahi ayam ). disamping berita kerusuhan di Kendari, salah satu berita yang cukup menarik minat saya adalah pak presiden SBY di dampingi beberapa jajaran menterinya menonton Film Ayat-Ayat Cinta.

* maaf bukan bermaksud mendukung film tersebut atau langsung menolak mentah-mentah kehadirannya, ditengah kontroversi film tersebut.

walaupun sebetulnya saya sendiri kurang Sreg dengan film tersebut jika dibandingkan dengan novel aslinya. btw, bukan disini tempat membahas beberapa perbedaan pendapat mengenai film tersebut. sudah banyak blog-blog yang berdiskusi panjang lebar tentang film tersebut.

yang ingin saya soroti adalah, pak presiden butuh hiburan yach . diantara ngurusin rakyat (semoga bener-bener ngurusin rakyat, bukan hanya ngurusin diri sendiri, keluarga atau par*** nya).

banyak sekali contoh seorang pemimpin yang dapat dijadikan contoh, Umar Ibn Khottob tak akan makan enak sebelum semua rakyatnya telah makan, dalam Sidak beliau (hehe) ditengah malam (beliau sering melakukan Sidak sendirian dengan pakaian rakyat jelata, agar tidak diketahui bahwa beliau adalah seorang amirul mukminin, berbeda dengan sidak jaman sekarang yang udah direncanakan jauh-jauh hari ), beliau mendapati seorang ibu yang dikelilingi beberapa anak kecil yang menangis minta makan. padahal ibu tersebut telah menanak sesuatu, bukannya gandum tetapi batu (kerikil) yang sedang dimasak, dengan harapan agar anaknya terkantuk dan tertidur dalam kelaparan lantaran menunggu masaknya barang yang sedng dimasak (kapan yach matangnya kerikil??)..

mengetahui hal tersebut, Umar bin khotob langsung manangis meninggalkan ibu tersebut dan langsung menuju kerajaan mengambil sekarung gandum yang hendak diberikan kepada ibu tersebut dengan beliau sendiri yang memanggulnya. ketika ada pembantunya berusaha memanggulnya beliau lantas berkata “apakah kelak di akherat engkau akan mampu memikul beban yang saya emban lantaran rakyatku kelaparan?”….. MasyaAllah
*dengan teks pribadi penulis.

atau contoh lain ketika Umar bin abdul aziz menjabat gubernur, beliau dalam keadaan gemuk (kalau tidak bisa dibilang tidak kurus), tetapi setelah kematian pendahulunya, Sulaiman bin abdul Aziz dan beliau dibaiat untuk menggantikannya, maka kondisi beliau jadi kurus kering lantaran memikirkan urusan rakyatnya…

memang berat amanah bagi seorang pemimpin…… jika ada salah satu rakyatnya yang kelaparan maka dia manusia pertama yang akan dimintai pertanggungjawaban.

jika melihat kondisi Indonesia yang masih banyak rakyatnya yang kelaparan, maka silahkan korelasikan dengan keadaan yang dijalani para pejabatnya….. …

sooo….(bagi saya pribadi) terkesan berita yang cukup lucu dan membuat gemez, ditengah banyaknya rakyat yang kelaparan, di tengah naiknya harga sembako, di tengah naiknya harga minyak, masih bisa santai dan leha-leha dengan seperti itu……………

Allahu a’lam bish showab

& Komentar »

  1. wah sama pak, saya juga merinding pas lihat itu berita. “kok bisa-bisanya ya presiden bisa sante lihat film di bioskop. PADAHAL DI HARI YANG SAMA SAAT DI JALAN SAYA LIHAT MUKA-MUKA LESU/CAPEK/TAK ADA KATA SANTE/TAPI TETAP BERSEMANGAT MENGANTRI MINYAK TANAH YANG PANJANGNYA LEBIH DARI PANJANG ULAR ANACONDA.

    hiks…hiksss..tuh kan saya jadi emosional :( :(

    Komentar oleh notherealname — April 7, 2008 @ 7:02 am | Balas

  2. bisa jadi muka lesu dan capek juga “hinggap” pada diri diri kita….
    soo
    sabar dulu sambil tetep berusaha .yuuk

    Komentar oleh masibnu — April 9, 2008 @ 7:25 pm | Balas


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.