sore tadi, ba’da asar memperoleh sebuah tausiyah dari seorang ustadz yang mengisi acara kajian Misteri sholat subuh. sebuah nasehat yang menukil dari sebuah buku yang menurut saya sangat-sangat special, khusunya bagi saya sendiri. Nasehat Kepada Aktivis Muslim karya Dr. Najih Ibrahim terbitan pustaka Rabitha, sebuah buku yang mampu membangkitkan jiwa dan semangat aktivis. sebuah buku yang ditulis ketika beliau berada dalam terali besi negerinya Musa Vs Fir’aun. buku yang dengan penuh penghayatan dan pemaknaan dalam setiap kata-kata yang tertuang…. yang mampu kembali membakar jiwa pemuda Islam setelah keterpurukannya, mengangkat derajad dan martabat serta izzah seorang muslim dihadapan kaum Kuffar.
pagi ini, tepat pukul 03.32 am kembali aku teringat akan sebuah tulisanku jumlah banyak kerja sedikit, tentang sebuah resah salah seorang sahabat dekatku, segala jerih payahmu semoga mampu menjadikan inspiracy bagi saya agar kembali teringat akan jalan penur bara ini, pengorbananku yang hanya seberapa jika dibanding dengan pengorbanan yang telah engkau berikan untuk kembali tegaknya dien ini.
yaa Allah, ijinkan aku kembali. kokohkanlah langkahku menapaki jalan panjang ini…
”Sesungguhnya….
Yang dikehendaki oleh islam adalah sebagian besar waktumu
Hampir seluruh hartamu,
Dan segarnya masa mudamu,………………
Islam menghendakimu saat kamu bertenaga, bukan saat loyo,
Islam menghendaki saat mudamu, saat kuatmu, masa sehatmu dan masa perkasamu, bukan saat rentamu.
Islam menghendaki yang termulia, terbaik dan teragung darimu”.
(DR. Najih Ibrahim, dalam buku Kepada Aktivis Muslim)