Ahad, saya beserta rombongan berkesempatan jeng-jeng silaturohim ke kota spirit of java. Manalagi kalau bukan Solo. sempet mampir juga di Sukoharjo untuk nunut ngiyup kok sekalian dikasih ngombe, alhamdulillah (hehe).
Walaupun kondisi hujan lebat, kami ber 6 tetap meneruskan perjalanan ke tempat kang burhan. Awalnya sempat dibuat bingung, belum mengetahui alamat lengkapnya, pokoke asal jalan dan asal menghubungi yang bersangkutan.
Dari jembatan palur ke sini, ada lampu merah (berhenti dulu) kalau ijo baru jalan, lalu belok sini, mentok dan ketemu rumah minimalis… wuihhhh. sejuk bener. minimalis dan cukup buat hidup. Apalagi pemandangan di depan rumah yang terhampar luas dengan pematang sawah dan pegunungan yang menjulang tinggi. Kalau malam masih di iringi nyanyian alam oleh jangkrik-jangkrik yang bersenandung wujud mereka bertasbih kepada Allah.
Untuk lebih lanjut kita lihat apa kata mereka tentang jeng-jeng kami. Kang IWanK dan sang empunya sendiri kang Burhan
he…….
direwangi udan2 nyampe tangan kaku cz kedinginan,he..
smoga gak sia2 n berbuah muuanissttt!!
keep fighting, brother!!
Komentar oleh iwanK — Februari 3, 2009 @ 7:32 pm
sebenere mo aku kasih makan, mengingat wajah wajahnya kayaknya kelaperan, tapi karena cepet cepet pulang, niat itu urung kulakukan. padune ga onok lawuh hahahahaha
Komentar oleh burhanshadiq — Februari 4, 2009 @ 7:43 am
@IwanK : sopo toh seng gantiin pegang stir? hwehehe… oia oleh2nya kebawa yach
@kang burhan : wah jane yooo meh lama-lama kang, tapi melihat kang burhan yang lagi “sengkrak-sengkruk” yoo ga tego kang…. biar segera ngaso…
Komentar oleh masibnu — Februari 5, 2009 @ 7:24 am
Jeng-jeng emang asik!!!!.
Numpang>>> …Dalam hati saya berharap ada diantara mereka yang terpeleset dan tepat menimpa diriku, tetapi harapan itu gak pernah terkabul …>> http://alamendah.wordpress.com/2009/05/15/ekspedisi-puncak-argopuro-lasem/
Komentar oleh alamendah — Mei 17, 2009 @ 7:26 pm