Berbagi Cerita

Januari 20, 2009

Bahasa Malaysia yang “Unik”

Diarsipkan di bawah: Guyon, iseng — masibnu @ 7:32 am

Wah bagi kita bahasa Indonesia bahasa yang cukup enak buat telinga yach, coba bandingkan dengan bahasa Malaysia..

INDONESIA : Kementerian Hukum dan HAM
MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh

INDONESIA : Kementerian Agama
MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa (oh please…)

INDONESIA : Angkatan Darat
MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi

INDONESIA : Angkatan Udara
MALAYSIA : Laskar Angin-Angin

INDONESIA : ” Pasukaaan.. bubar jalan !!! “
MALAYSIA : ” Pasukaaan.. cerai berai !!! “

INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi

INDONESIA : rumah sakit bersalin
MALAYSIA : hospital korban lelaki (bener juga sih…)

INDONESIA : telepon selular
MALAYSIA : talipon bimbit

INDONESIA : Pasukan terjung payung
MALAYSIA : Aska begayut

Ayo ada lagi yang mau nambahin??

*hadiah sore dari seorang rekan, dengan sedikit editan.

Juni 1, 2008

Sepak Bola Ria

Diarsipkan di bawah: iseng — masibnu @ 7:15 pm

hari sabtu pagi atau ahad pagi, biasanya memang menjadi jadwal “wajib” saya untuk memenuhi salah satu kegemaranku, berkencan dengan makhluk mungil nan manis yang bermuka bulet…. siapa lagi kalau bukan si Bola. bermain bola memang menjadi menu lezat jjika pada hari yang bersangkutan sedang tidak ada agenda laen yang lebih penting dan mendesak.

Sabtu pagi seperti biasanya, mulai pukul 6 pagi udah mulai menimang-nimang bola futsal. bersama dengan temen2 se rumah, langsung meluncur ke lapangan basket yang kami alih fungsikan jadi lapangan futsal. alhamdulillah.. setelah bermain 3 on 3 di lapangan basket tersebut, kami kedatangan tamu-tamu istimewa dari “perkumpulan” lain dan mengajak maen bersama. gayung bersambut, tak lagi bertepuk sebelah tangan.

menggunakan separuh lapangan sepakbola ukuran normal, kami memulai dengan kick off. bola di oper kesana kemari dan kadang di backpass kebelakang sebentar, kemudian di longpass ke striker, dan sampailah di sisi kiri mulut mulut gawang, umpan tarik ke saya. dan … saya tembak.. GOOOLLL. senengnya bisa membuka skor.sebagai playmaker, kadang mampu memecah kebuntuan dengan menjadi second striker yang mampu menjebol gawang lawan.

Setelah selesai sepakbola selama 1 jam, ternyata otot lutut kaki kanan tertarik sedikit hingga nyeri beberapa hari.  ini lantaran tanpa pemanasan terlebih dahulu seh…  hiks. tapi ga masalah yang penting hati seneng…………

dalam istirahat setelah letih bermain sepak bola, saya sempat berfikir, bola futsal kalau di giring seorang diri dari belakang belum sampai depan paling sudah direbut oleh lawan, begitu pula kalau “bola” kekuasaan digiring sendirian pasti akan mudah direbut oleh saingan politiknya. tetapi jika dimainkan lalu dioper kesana kemari, kadang backpass kebelakang sebentar untuk menarik lawan agar keluar dari sarangnya, sehingga malupakan pertahanannya, akan lebih mudah untuk membobol “gawang” lawan politiknya. bahkan bukan hanya untuk membobol “jala” lawan main, “gawang” negara pun tak luput dari serangan.

sebagaimana filosofi dalam sepak bola modern, menyerang adalah pertahanan terbaik. filosofi ini juga diterapkan dengan baik oleh Mr. Bush yunior dkk untuk menyerang Islam dan kaum muslimin terlebih dahulu, tak lain dan tak bukan juga sebagai bentuk “pertahanan” agar ideologi yang di perjuangkannya dapat langgeng di muka bumi. filosofi ini pula yang kiranya juga banyak diterapkan oleh kalangan “pemain” politik yang seakan mendapat angin segar tatkala melihat lawan maennya sedang mengalami sebuah masalah, atau bahkan hanya berbeda sikap mengenai suatu hal.

bagitu pula untuk ‘pertandingan’ yang sedang naik daun saat ini. siapa lagi kalau bukan kenaikan BBM. dengan di motori oleh playmaker, bola ‘alasan’ dioper kesana kemari dengan temen-temen mainnya, seakan biar bisa leluasa menjebol “gawang” negara. walaupun yang dipertaruhkan adalah “perut” rakyatnya. sedang yang bersorak hanya segaian kecil kalangan yang masih bisa tetap “bermain” di atas lapangan. BLT yang digagas pun seakan hanya sebuah “obat pati rasa” sementara. padahal yang sedang diderita sebagian besar rakyat miskin adalah pemain yang sudah cidera patah kaki. belum lagi jika dilihat apakah memang BLT memang sudah tepat sasaran. bukankah data penduduk yang digunakan adalah data BLT tahun 2005?.

soo….sampai kapan ‘pertandingan’ tersebut akan berakhir? sampai tenaga terkuras habis, sampai rakyat ‘cidera’ dan ditandu keluar lapangan, atau cukup 90 menit dengan opsi perpanjangan waktu. atau sampai datangnya pemain baru?

April 8, 2008

Sholat menghadap Selatan

Diarsipkan di bawah: iseng, santai aja.. — masibnu @ 7:53 am

pernahkah teman2 mengalami hal serupa yang saya alami dua hari yang lalu (hihi maaf baru sempat posting)… ketika saya dan rombongan dengan mobil menuju Sukoharjo dalam ranga takziyah. ketika pulang sudah kelewat maghrib, saya dan rombongan berusaha mencari masjid sambil mencari jalan ke Terminal Tirtonadi Solo, karena saya hendak balik ke tempat asal.

di tengah jalan kok kami semua pada blank, bingung arah mata angin. padahal tuch sudah 6 tahun pasti lewat solo jika pulang dan pergi ke semarang. hiks… saya dan rombongan akhirnya sholat maghrib dan isya’ (jama’ qoshor) di sebuah SPBU sambil ngisi bensin. *Isi perutnya belum loh* Merurut benak saya saat itu, saya sholat menghadap ke selatan (arah mata angin)…. kekee

kamipun akhirnya bertanya kepada penjaga SPBU tentang arah ke Tirtonadi (udah muter2 ga ketemu2,mendingan bertanya aja dech)….
oo anda sudah salah jalan mas, udah terlalu jauh… mas balik kiri kemudian ada Lampu Bangjo belok kanan. lalu terusss sampai mentok. nanti ketemu Terminal Tirtonadi”...

eee ladalah,… Nalikone nyang Tirtonadiiiii……

Maret 25, 2008

hubungan Cethok ama akhwat

Diarsipkan di bawah: iseng, santai aja.. — masibnu @ 7:55 am

beberapa hari yang lalu, banyak hal yang bisa di peroleh (hayah sebetulnya tiap hari banyak hal yang mampu diperoleh kalau bener2 mau merenungi). bisa membantu orang lain merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri yang terkadang tak mampu di luapkan dengan segemgam bahasa,….

=============

“mas, tolong carikan 5 orang yang kuat-kuat untuk membantu akhi m****n” sebuah sms masuk ke HP ku….
“bantu opo to mas”?
“pokok’e mau bantu ga”
“benah2, kalau mau bantu besok kumpul di rumahnya akhi yu*** jam 10 thet. yang telat ditinggal”..
serangkaian sms hari kemarin yang menguras pulsaku (maklum lagi ngirit pulsa) ^_^

weleh2….
^_^

hari H nya pukul sepuluh kurang tiga puluh menit….
ayoo budalllllll” yang telat ditinggal”... suara saya kepada temen2…
hmmm tepat jam sepuluh lebih lima menit (weks tetep telat juga)… akhirnya bertemu dengan rombongan…

“emang mau bantu opo tooo?”
“angkut2 mungkin, khan ada yang mau pindahan”..

“yuuuk langsung tancap menuju lokasi”

=============

sesampainya di lokasi ternyata eh ternyata……
“monggo mas, silahkan pegang yang bisa”
waks…
ternyata yang tersedia adalah cangkul, ember, batu bata, pasir, semen, cethok, tangga, ….
hehe…
gimana mau angkut2 lha wong rumahnya aja beluim jadi. akhirnya saya langsung pegang cangkul terlebih dulu mendahului ikhwan-ikhwan yang lain.
pegang ballpoint pantes, pegang MIC pantes, pegang cangkul kok yaa juga pantes”… suara seorang ikhwan di antara “gembrobyosnya” keringat….
hehehe…

tetapi kelihatanya kok ga ada yang bisa pasang batu bata pada dinding, akhirnya saya berubah kerjaan menjadi “tukang batu” dadakan….. mumpung udah ada sedikit pengalaman

perbincangan sesama ikhwan akhirnya muncul juga…sebuah pertanyaan dari “pelayan adonan”
“mas ibnu, sampeyan kelihatanya udah mahir pegang cethok, lha kapan pegang akhwatnya?”
“wakssss, ga boleh dunks pegang2… bukan mahrom tauuuuu”……
“yee khan bisa dijadikan boleh dulu toh”
“opo hubungane cethok ama akhwat???”

(ada yang bisa jawab ga yach)
hehe
aya aya ae…….

*pengalaman mencangkul dan jadi tukang batu gadungan waktu eS eM A ternyata masih berguna….hihihi…

Maret 1, 2008

nasgor made in Ikhwan

Diarsipkan di bawah: iseng, santai aja.. — masibnu @ 7:28 am

kemarin, selepas jumatan hendak mengunjungi kampus yang sudah beberapa hari tak dijenguk :) tetapi berhubung hari sedang hujan deras, maka niatan ke kampus menemui bapak tercinta (hayah) diurungkan dulu.

ahhh ngapain ni hujan-hujan gini????…..

ikhwan-ikhwan ngumpul, dari pada memperbincangkan masalah yang ga jelas mendingan buat acara senang-senang nich. hmm masak Nasi Goreng. di makan rame-rame. sepiring bertiga. ide cemerlang.

padahal juga tuch belum masak nasi, belum buat bumbu dan thethek bengeknya :) ah gapapa. sambil belajar masak, siapa tau ntar bisa ngajarin istrinya masak… (hehe ga kebalik tuch).. beras tinggal masak, cabe garam, bawang, bumbu2 sudah tersedia. hanya “uleg’an (lemper) nya yang ga ada. hiks. yach masih modal minjem. (anak kost bangets yach)

dengan bahan2 yang disiapkan oleh mas Ari, kami berusaha meramu resep ala kadarnya :D sambil menunggu nasi yang masak di rice cooker. ayoo bagi-bagi tugas, nyari minyak, nyari uleg’an, nyari air minum, nyari kerupuk, nyari istri (loh kok) hihi…..

sampailah pada tugasku, mengiris-iris bumbu kemudian ‘nguleg’ beberapa bumbu-bumbu ala kadarnya. hiks hiks kok nangis yach …. (hayoo inget siapa tuch)… eittt inget si bawang merah yang di depannya malah bikin nangis.. :D

semua sudah siap tinggal action, sreng-sreng-sreng……. mantab…. nasi goreng ala kadarnya siap dihidangkan…

“hmm gimana rasanya, keasinan ga?”

“wah mas ibnu, pas dengan selera, ga keasinan” nyam-nyam nyam… sambut I***n, (dasar I***n, segala masakan langsung di lahap, apalagi kalau keadaan laper) hehe

“wah kalau ini kiurang asin kanggo aku, tambahin garam lagi yach”. waks… si A***e nyeletuk

“oooo pantes, udah minta nikah mulu, bawaannya makanannya yang asin-asin” (apa hubungannya) hihi…..

“nambah lagi ga?”

“hmm, enak sih mas, soalnya hanya dikit” dimakan sepiring bertiga lagi…. hihi…

“ya udah ntar malem jam sekitar jam 11 kita masak nasgor lagi, coz saya sebelumnya ada acara sampai jam segitu, khan nasinya masih sisa banyak tuch”.

“Oki doki.. ditunggu mas reseph yang lebih mantab”.

“OK, ntar malem kita juga ketambahan salah satu chief kita, chief Arianda yang akan membuat resep masakan teri asam, pedas khas kucingan (dan agak gosong)” hahaha….

“siiip mas ditunggu krida sampeyan”…

wah ikhwan-ikhwan yang sedang asyik masak, mau ngalahin masakannya akhwat yach :D

mau nyoba?..

Januari 11, 2008

kok susah nyari SIM

Diarsipkan di bawah: iseng — masibnu @ 7:53 am

buzz..

buzz…

buzz….

:) kena buzz tiga kali dari seorang teman yang nun jauh disana.

“sedang ngapain bRo pagi-pagi gini?”

“biasa lah langganan jaga shift tengah malam” 

“lha antum ngapain jam 3 gini masih OL”

“ga bisa tidur bRo”

waks…..

anak muda ga bisa tidur…. jam 3 malah OL dan chatingan. tapi bagi saya alhamdulillah ada yang menemani, disamping ditemani sama monitor, dan tentunya ditemani sama penyejuk jiwa raga. apalagi kalau bukan muratalnya Syaikh Misyari Rasyid. dadi adem ayem ning manah (bahasa ngapaknya muncul)

usut punya usut, ga bisa tidur sedang bingung. maklum kawula muda yang sedang merana. memikirkan nasib diri yang belum juga dapet SIM dari sang abi. padahal hasrat udah menggebu sampai ujung kepala  :)

waks

gimana nich nasib orang masih kuliah, kebutuhan masih di suplay ama abi. tapi hasrat udah menggelora.

“emang usia antum berapa?”

“hampir 23″

“ah masih ada waktu sekitar 2 tahun buat dapetin SIM dari abi. sabar aja yach. lobynya yang kuennceng dan do’anya juga ga kalah kuenncenggg”  :)

“jangan ngeledek dunks. gimana solusinya?”

“buktiin aja dulu kalau antum udah mampu hidup mandiri tanpa suplay dari orang tua. (hampir) pasti SIM dapet”.

“hmm  masih syusyah mas, jadwal kuliah ane beda ama tempat yang biasanya. sulit bagi waktunya”

waks…

ah ini juga lebih syusyah kalau mau nyari SIM ketika masih kuliah. hehehe..

“ya udah nikmati aja penantiannya dapet SIM. sambil puasa. pasti saat berbuka sueeeeeger tenan. mak nyus (pinjem istilahnya pak bondan lagi)”

“yaaaahhhhhhh”  kecewa mode ON

hehehe……..

edisi perdana 2008

Diarsipkan di bawah: iseng — masibnu @ 7:28 am

edisi perdana kali ini hanya,,,

sepi

sepi

dan sepi

(sedang sepi euy)

ditinggal “tamu” yang sedang mudik apalagi pas waktu liburan

yach kok basi banget sich……

hari ini juga sepi …….

Blog pada WordPress.com.